Mengapa Ada Makanan Bernama Hot Dog?


Hot dog adalah jenis sosis yang dimasak atau diasapi, dan memiliki tekstur yang lebih halus serta rasa lebih lembut dan basah dari kebanyakan sosis. Hot dog sering dimakan dengan tangan (fingerfood), terutama di Amerika Serikat, dan biasanya dimakan bersama roti lunak (bun) yang berbentuk sama dengan sosis, kadang disertai bumbu dan topping.

Sosis panas berbalut roti yang populer disebut hot dog itu diperkenalkan pertama kali oleh Harry Stevens pada tahun 1906, dalam acara pertandingan bisbol di New York City.

Sebenarnya, hot dog telah mulai dibuat di Amerika semenjak tahun 1860-an, dan orang-orang di sana menyebut makanan itu “dachshund sausages”. Makanan itu berisi sausages di antara bun, roti lunak dengan rasa spesial. Sedangkan dachshund adalah sebutan untuk anjing Jerman yang bertubuh panjang dan berkaki pendek.

Makanan itu sangat populer di New York karena sering dijajakan, khususnya ketika digelar pertandingan bisbol atau basket. Para penjajanya biasa menggunakan tangki yang dihangatkan dengan air panas, dengan tujuan agar makanan itu tetap dalam kondisi panas atau hangat. Biasanya pula, penjual makanan itu akan menjajakannya dengan berteriak, “Get your hot dachshund sausages!”

Pada tahun 1906, seorang kartunis bernama Tad Dorgan pergi menonton pertandingan basket, dan melihat orang menjajakan dachshund sausage tersebut. Keesokan harinya, dia menggambar kartun mengenai makanan itu dengan gambar seekor anjing Jerman (dachshund), dan di bawah kartun itu dibubuhi tulisan, “Get your hot dogs!”

Kartun itu dimuat di koran, dan segera membuat sensasi. Sejak itu, di setiap pertandingan bisbol atau basket, penjualnya akan berteriak “Get your hot dog here!” dalam menawarkan jualannya. Harry Stevens adalah penjual pertama yang meneriakkan sebutan itu.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Artikel Terkait Sejarah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar