Kadal apa yang Menyemprotkan Darah dari Matanya?


Di antara banyak hewan lain, kadal bertanduk (Horned lizard) memiliki taktik pertahanan diri yang lebih banyak. Seperti bunglon, ia dapat mengubah warnanya untuk menyesuaikan diri dengan banyak latar belakang alam, termasuk di gurun pasir. Selain itu, reptil tersebut juga dapat mengubah diri hingga terlihat seperti batu, berkat warna kulitnya.

Ketika taktik penyamaran semacam itu kurang efektif, dan calon pemangsanya tetap mengincar, maka kadal bertanduk akan membusungkan tubuh hingga terlihat lebih besar dari ukuran normalnya. Apabila pertahanan itu tetap tidak berhasil, ia akan menggunakan taktik terakhirnya, yaitu menyemprotkan darah dari matanya.

Untuk melakukan hal tersebut, kadal bertanduk akan membatasi aliran darah ke seluruh tubuhnya, meningkatkan tekanan darah di kepala, lalu memecahkan pembuluh darah di kelopak matanya. Ketika kelopak matanya pecah, darah akan menyembur hingga sejauh 5 kaki (1,5 meter). Darah yang menyembur itu tidak beracun, tapi cukup membingungkan predator yang akan memangsanya.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Apa yang Disebut Homo Habilis dan Homo Erectus?


Homo habilis berarti “orang yang terampil”. Homo habilis dianggap sebagai pembuat peralatan pertama di dunia. Mereka membuat alat-alat untuk membangun rumah dari kulit binatang, dan alat-alat sederhana lain. Bukti bahwa mereka mulai bisa membangun rumah menunjukkan bahwa mereka juga telah menemukan cara membuat berbagai peralatan. Tanpa pengetahuan mereka mengenai peralatan, mungkin tidak ada alat-alat modern.

Sedangkan homo erectus berarti “manusia tegak”, dan spesies ini diperkirakan hidup 1,6 juta tahun yang lalu di Afrika Timur. Mereka adalah spesies manusia pertama yang juga pertama kali menjinakkan api dan membuat pakaian.

Homo erectus telah memulai perburuan secara terorganisir, serta mulai mengenal bahasa. Bahasa telah menjadi faktor penting bagi mereka, karena perlu berkomunikasi untuk menyelesaikan tugas-tugas dasar seperti berburu. Pekerjaan yang mereka lakukan membutuhkan komunikasi atau bahasa yang dipahami bersama, untuk memastikan segalanya berjalan lancar.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Apakah Kura-kura Pernah Dikirim ke Ruang Angkasa?


Pada tanggal 15 September 1968, Uni Soviet meluncurkan pesawat ruang angkasa Zond 5 dengan muatan biologis yang termasuk dua ekor kura-kura di dalamnya. Pada tanggal 18 September, Zond 5 membuat putaran di sekitar bulan, dan selamat kembali ke bumi pada tanggal 21 September.

Kura-kura yang mengikuti misi ke ruang angkasa itu mengalami sedikit penurunan berat badan, namun itu dianggap bukan masalah.

Kemudian, pada 17 November 1975 sampai 16 Februari 1976 Soviet kembali mengirimkan kura-kura melalui misi Soyuz 20, dan seekor kura-kura kembali dibawa ke ruang angkasa selama 90,5 hari. Itu menjadi rekor durasi terlama bagi hewan di ruang angkasa.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Kapan Manusia Mulai Mengenal Cincin Kawin?


Cincin kawin adalah salah satu tradisi paling tua dan paling universal dalam kehidupan manusia, dan telah ada sejak lama sekali sehingga bisa dibilang tidak ada seorang pun yang benar-benar mengetahui awal mulanya.

Sejauh yang dapat dilacak dari sejarah, orang pertama yang benar-benar mengenakan cincin dalam perkawinan adalah orang Mesir. Dalam hieroglif—tulisan orang Mesir berbentuk gambar—lingkaran memiliki arti keabadian. Karenanya, cincin kawin adalah lambang pernikahan yang (akan) abadi. Sementara orang Kristen mulai mengenakan cincin kawin dalam pernikahan sekitar tahun 900 Masehi.

Kenyataan bahwa cincin berbentuk lingkaran diperkirakan sebagai salah satu alasan cincin digunakan dalam acara pernikahan. Lingkaran adalah lambang kelengkapan.

Sementara itu, sebagian orang percaya bahwa cincin kawin sebenarnya dimulai sebagai gelang yang dikenakan wanita yang ditangkap pada zaman primitif. Berangsur-angsur, lingkaran gelang di tangan atau kaki yang menunjukkan wanita itu merupakan milik seorang pria dalam sebuah suku, diubah menjadi sebuah cincin.

Cincin kawin umumnya dikenakan di jari keempat atau jari manis di tangan kiri, karena orang Yunani kuno mempercayai ada vena tertentu yang melewati jari tersebut langsung ke jantung. Namun, alasan sebenarnya karena kita paling sedikit menggunakan jari tersebut dibandingkan semua jari lain, sehingga lebih nyaman mengenakan hiasan jari.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Bagaimana Merpati Mengenali Rute Jalan?


Jika manusia membutuhkan peta dan kompas untuk menemukan rute perjalanan setelah berpegian jauh dan akan pulang, merpati pos dapat kembali dengan mudah tanpa bantuan peralatan semacam itu meski telah menempuh jarak yang amat jauh (lebih dari 1.100 mil).

Berdasarkan penelitian tim ilmuwan dari University of Frankfurt, kemampuan merpati dalam mengenali rute perjalanan semacam itu dimungkinkan, karena burung itu memiliki zat besi berstruktur yang terdapat di paruh mereka, yang membantu mereka merasakan medan magnet bumi berdasarkan gerak dan postur tubuh, sehingga bisa menentukan posisi geografis mereka.

Kemampuan unik itu pun menjadikan merpati sebagai salah satu hewan yang dianggap paling cerdas di dunia.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »