Kapan McDonald’s Masuk ke Indonesia?


McDonald’s, yang di Indonesia terkenal dengan sebutan McD, adalah rangkaian restoran siap saji terbesar di dunia. Hidangan utama di restoran-restoran McDonald’s adalah hamburger, namun mereka juga menyajikan minuman ringan, kentang goreng, dan hidangan-hidangan lokal yang disesuaikan dengan tempat restoran itu berada.

Restoran McDonald’s pertama kali didirikan di California pada 1940 oleh dua bersaudara Dick dan Mac McDonald, yang kemudian dibeli oleh Ray Kroc, dan diperluas ke seluruh dunia. Resto makanan cepat saji McDonald’s masuk ke Indonesia pertama kali pada 23 Februari 1991, terletak di Sarinah, Jakarta. Berbeda dari kebanyakan restoran McDonald’s di luar negeri, McDonald’s di Indonesia juga menjual ayam goreng dan nasi.

Sampai saat ini, McDonald’s telah memiliki lebih dari 30.000 rumah makan di seluruh dunia, dan menawarkan menu yang berbeda-beda di berbagai negara. Di Norwegia terdapat McLaks, yaitu sandwich salmon, sementara di India terdapat Maharaja Macs dengan daging kambing, dan McAloo Tikki burger untuk umat Hindu vegetarian.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Siapakah McDonald yang Menjadi Nama Resto McDonald’s?


McDonald’s, resto cepat saji terkenal, dibuka pertama kali oleh dua bersaudara, yaitu Dick McDonald dan Mac McDonald di San Bernardino, California, pada 1940. Setelah menjalankan usaha itu selama delapan tahun, dua bersaudara tersebut memperkenalkan layanan yang mereka sebut “Speedee Service System” pada tahun 1948, yang kemudian menjadi pinsip dasar restoran siap-saji modern.

Sampai kemudian, usaha kedua bersaudara itu menarik minat Ray Kroc, yang waktu itu menjadi salesman yang memasok barang ke resto milik McDonald’s. Melihat larisnya resto dua bersaudara itu, Ray Kroc berpikir untuk memajukannya sebagai sebuah usaha besar berkala nasional, yang memiliki banyak gerai di banyak tempat. Setelah merundingkannya dengan dua bersaudara McDonald, Ray Kroc kemudian membeli lisensi waralaba restoran McDonald’s pada 15 April 1955.

Berbekal lisensi yang didapatkannya, Ray Kroc lalu membangun resto McDonald’s di di Des Plaines, Illinois, yang menandai lahirnya waralaba McDonald’s pertama di dunia. Kroc kemudian membeli saham McDonald’s bersaudara, dan memimpin perusahaan itu melakukan ekspansi ke seluruh dunia. Saham McDonald’s mulai dijual kepada publik pada 1965.

Seiring perjalanan waktu, terjadi ketegangan antara Ray Kroc dengan dua bersaudara McDonald. Ray Kroc sangat agresif dalam berbisnis, sementara dua bersaudara McDonald sangat bersahaja. Ray Kroc ingin terus berekspansi ke seluruh dunia, sementara dua bersaudara McDonald sudah merasa cukup dengan bisnis mereka. Ketegangan itu lalu berubah menjadi konflik. Dua bersaudara McDonald yang sederhana akhirnya memilih keluar dari bisnis waralaba itu, dan membiarkan Ray Kroc meneruskan bisnis itu tanpa mereka.

Kini, tempat dua bersaudara McDonald membangun restoran pertama kali telah dijadikan monumen untuk mengenang mereka. Sementara agresivitas Ray Kroc dalam mengembangkan resto McDonald’s ke seluruh dunia telah menjadikan resto siap saji itu sebagai simbol globalisasi dan penyebar gaya hidup Amerika.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Apa yang Dimaksud Negara Berkembang?


Negara berkembang adalah sebutan yang diberikan kepada negara-negara yang dianggap memiliki tingkat kesejahteraan material relatif rendah. Sebenarnya, tidak ada definisi baku atau pasti mengenai penyebutan negara berkembang yang diakui secara internasional, karena tingkat pembangunan di negara-negara berkembang bisa dibilang bervariasi.

Ada pula negara-negara yang disebut negara berkembang yang memiliki standar hidup rata-rata yang tinggi dan lebih maju dibandingkan negara berkembang lainnya, namun tidak sepenuhnya menampakkan tanda-tanda negara maju. Negara semacam itu umumnya dikelompokkan dalam istilah negara industri baru. Namun, lagi-lagi tidak ada standar baku yang disepakati secara pasti mengenai hal ini.

Divisi Statistik Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan tidak ada konvensi resmi untuk penetapan negara atau wilayah maju dan berkembang dalam sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa. Penetapan “maju” dan “berkembang” yang disematkan pada negara-negara tertentu hanya ditujukan untuk kemudahan statistik, dan tidak mengekspresikan penilaian terhadap tahap-tahap yang telah dicapai suatu negara atau wilayah dalam proses pembangunannya.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Negara-negara dengan Perselingkuhan Terbanyak


Seiring majunya peradaban, kehidupan manusia tampaknya mengalami ironi. Di masa lampau, ketika peradaban belum semodern sekarang, perselingkuhan dipandang sebagai sesuatu yang memalukan atau aib, dan jumlah peselingkuhan yang terjadi di masa lalu dipercaya jauh lebih kecil dibanding masa sekarang. Kini, ketika zaman telah modern dan peradaban manusia semakin maju, perselingkuhan mengalami pergeseran nilai, dan tampaknya sebagian orang mulai “memakluminya”.

Kenyataan itu bisa dilihat cukup mudah dari berita-berita yang sering menghiasi layar televisi atau koran-koran. Dulu, orang-orang sangat terkejut ketika mendengar seseorang berselingkuh atau terlibat kasus perselingkuhan. Sekarang, sebagian orang tampaknya “biasa saja” saat mengetahui artis A berselingkuh dengan artis B. Diakui atau tidak, sebagian kalangan tampaknya mulai menganggap perselingkuhan sebagai bagian dari gaya hidup.

Umumnya, orang mempercayai bahwa pihak yang paling banyak berselingkuh adalah kaum pria. Namun, bukan berarti kaum wanita tidak berselingkuh. Perusahaan alat kontrasepsi terkenal, Durex, melakukan penelitian yang melibatkan 29.000 orang di 36 negara untuk mengetahui sebanyak apa wanita yang melakukan perselingkuhan. Selama melakukan wawancara dengan para responden penelitian, mereka menemukan bahwa sebanyak 40-55 persen istri (yang tentunya kaum wanita) pernah selingkuh sebelum mereka berusia 40 tahun.

Dari studi yang dilakukan tersebut, Durex kemudian memeringkat negara-negara tertentu yang kaum wanitanya paling banyak berselingkuh. Negara-negara yang dianggap paling banyak memiliki kasus perselingkuhan (di atas 30 persen) adalah Nigeria, Thailand, Inggris, Rusia, dan Malaysia. Berikut ini uraiannya.


Nigeria

Dari hasil survei yang dilakukan Durex, diketahui sebanyak 62 persen wanita Nigeria melakukan perselingkuhan. Kenyataannya, masalah perselingkuhan memang menjadi isu umum di negara itu.

Di antara banyak kasus istri selingkuh, yang dianggap paling menghebohkan adalah kasus perselingkuhan yang dilakukan seorang istri tentara nasional Nigeria, Major Chitsiko. Ketika mengetahui istrinya telah berselingkuh, Major Chitsiko bunuh diri, dan beritanya sempat menghiasi media-media utama di Nigeria. Kasus lain yang sama hebohnya melibatkan seorang sosialita terkenal di Kota Abuja, bernama Erelu Tola Solomon. Ia memilih mengakhiri pernikahannya yang telah terjalin selama 25 tahun, setelah berselingkuh dengan seorang pengusaha dari Kota Lagos.


Thailand

Sebanyak 59 persen wanita Thailand mengaku telah berselingkuh dari suaminya. Berdasarkan penelitian Durex, tingginya angka perselingkuhan di sana merupakan ekses dari adanya pergeseran nilai dan norma budaya setempat. Banyaknya turis atau wisatawan asing yang datang ke Thailand telah membawa pengaruh budaya barat yang kemudian diserap oleh warga lokal. Salah satunya adalah sikap permisif terhadap perselingkuhan.

Karena latar belakang itu pula, bahkan para suami di Thailand terkesan tidak terlalu mempermasalahkan istrinya ketika diketahui berselingkuh. Artinya, seorang suami di Thailand kadang-kadang dapat “memaklumi” perselingkuhan yang dilakukan istrinya.


Inggris

Sebelumnya, media-media di Inggris telah mewartakan bahwa wanita-wanita di Inggris tergoda melakukan perselingkuhan setelah mereka menikah. Hal itu kemudian ditegaskan oleh penelitian Durex yang mengungkapkan bahwa sebanyak 42 persen wanita di Inggris (yang telah menikah) berselingkuh. Hasil survei itu pun menempatkan Inggris sebagai negara Eropa dengan kasus perselingkuhan terbanyak.


Malaysia

Dalam penelitian Durex, sebanyak 39 wanita di Malaysia melakukan perselingkuhan. Kenyataan ini cukup mengejutkan, khususnya karena Malaysia terkenal sebagai negara berbudaya timur, bahkan terkesan agamis.

Tingginya angka perselingkuhan di Malaysia, diperkirakan, merupakan ekses dari pertumbuhan ekonomi di sana. Sebagai salah satu negara di Asia Tenggara, Malaysia memiliki pertumbuhan ekonomi yang maju pesat, sehingga rata-rata warganya hidup makmur. Kemewahan itu bisa jadi melenakan sebagian orang hingga terjerumus ke dalam perselingkuhan.


Rusia

Di Rusia, ada tradisi unik yang membebaskan wanita berusia 100 tahun atau lebih untuk berselingkuh dari pasangan prianya. Tetapi, tentu saja, hal itu tidak berlaku pada wanita yang usianya kurang dari 100 tahun.

Entah karena terpengaruh tradisi itu atau karena hal lain, yang jelas tingkat perselingkuhan wanita di Rusia tergolong tinggi. Penelitian Durex menyebutkan bahwa sebanyak 33 persen wanita di Rusia berselingkuh.

Uniknya, Rusia memiliki cara pandang yang tidak umum terhadap perselingkuhan. Ketika terjadi perselingkuhan, mereka tidak terlalu menyalahkan pihak yang berselingkuh, tetapi lebih mempersoalkan penyebab perselingkuhan itu. Dengan kata lain, pelaku perselingkuhan tidak terlalu dipermasalahkan di Rusia.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Selain Indonesia, Negara Mana saja yang Membuat Batik?


Batik identik dengan kebudayaan Indonesia, bahkan UNESCO pun telah mengakui bahwa batik adalah kekayaan budaya milik Indonesia. Namun, meski begitu, tidak hanya Indonesia yang membuat atau memproduksi batik. Beberapa negara lain yang juga memproduksi batik adalah Cina, Malaysia, Thailand, dan Azerbaidjan.

Jika batik di Indonesia umumnya bermotif bunga atau burung yang dibuat indah, batik di Cina umumnya menggunakan ragam satwa mitologi sebagai sumber desain. Proses pembuatannya tak jauh beda dengan yang ada di Indonesia, yakni menggunakan cap, canting, atau sablon.

Di Malaysia, desain batik banyak menggunakan gambar awan, bunga, dan tumbuhan. Negeri yang sempat mengklaim batik sebagai budaya miliknya ini bahkan memiliki hari batik nasional, seperti Indonesia, yakni 2 Oktober. Setiap tahun, berbarengan dengan Indonesia, Malaysia merayakan Hari Batik Nasional.

Thailand juga memiliki ciri khasnya sendiri dalam seni batik. Umumnya, batik di sana dibuat untuk sarung, dan penuh warna-warni cerah. Sarung batik itu banyak digunakan untuk bersantai, khususnya oleh penduduk di pulau Koh Samui. Yang menarik, Thailand memiliki beberapa tempat wisata yang menyajikan kursus membatik untuk para wisatawan.

Kemudian, di Azerbaidjan, batik umumnya dibuat di atas syal berbahan sutera yang banyak digunakan para wanita di sana. Syal dengan motif batik itu disebut kalagai. Proses pembuatannya sama seperti pembuatan batik di Indonesia, yaitu menggunakan malam (lilin khusus untuk batik).

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »