Apa saja Jenis Ikan Sapu-sapu?


Meski sekilas mungkin tampak memiliki penampilan sama, ikan sapu-sapu sebenarnya memiliki jenis-jenis yang berbeda. Berikut di antaranya:

Common pleco; bentuknya mirip ikan lele, tapi siripnya menyamping dan lebih lebar. Warnanya abu-abu kehitaman, dengan kombinasi totol-totol berwarna putih, tapi tidak dominan. Disebut common pleco, karena merupakan jenis ikan sapu-sapu yang paling terkenal dan paling banyak dipelihara.

Zebra pleco; sesuai namanya, ikan sau-sapu jenis ini memiliki kulit bercorak mirip zebra. Motif warna kulitnya antara hitam dan putih. Ikan sapu-sapu jenis ini banyak dipelihara sebagai ikan hias, karena bentuknya yang menarik.

Gold nugger pleco; Warnanya hitam pekat, tapi memiliki bintik-bintik kuning keemasan di sepanjang tubuhnya. Jenis ini juga biasa disebut ikan sapu-sapu gold.

Scarlet pleco; memiliki tampilan mirip common pleco, namun gradasi warna pada tubuh ikan jenis ini bukan putih, melainkan merah muda.

Medusa pleco; warna dasar tubuhnya hitam legam, dengan bintik-bintik putih kecil.

Flash pleco; sekilas mirip zebra pleco. Bedanya, jika zebra pleco memiliki kombinasi warna hitam-putih yang seimbang, flash pleco memiliki warna hitam yang lebih dominan. Warna putih di tubuhnya hanya serupa garis.

Hmm... ada yang mau menambahkan?


Read more »

Apakah Ikan Sapu-sapu Boleh Dimakan?


Sebenarnya, ikan sapu-sapu mengandung gizi yang tinggi. Namun, untuk memastikan apakah ikan sapu-sapu boleh dimakan atau tidak, sebaiknya lihat dulu di mana ikan sapu-sapu tinggal ketika hidup.

Selain tinggal di air yang bersih atau jernih, ada pula ikan sapu-sapu yang hidup di air yang telah tercemar limbah. Ikan sapu-sapu yang hidup di air bersih tentu tidak masalah jika dimasak dan dimakan. Tapi ikan sapu-sapu yang hidup di air mengandung limbah sebaiknya tidak dimakan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Seperti yang dinyatakan di atas, ikan sapu-sapu sebenarnya mengandung gizi yang tinggi. Berdasarkan database nilai gizi ikan di balai riset pengolahan produk dan bioteknologi, jumlah protein ikan sapu-sapu per 100 gram sebanyak 19,71 dengan kadar lemak 1,73. Angka itu mengalahkan jumlah protein ikan nila yang hanya 18,8, lele jumbo (18,2), kerapu (16,97), kakap merah (17,82), dan cumi-cumi blanakan (16,31).

Orang-orang yang mengonsumsi ikan sapu-sapu (yang hidup di perairan bersih), biasanya menggunakan daging ikan sapu-sapu untuk berbagai macam olahan, semisal bakso, kerupuk, siomay, dan lain-lain.

Hmm... ada yang mau menambahkan?

Read more »

Mengapa di Hidung Kita Terdapat Upil?


Kotoran hidung, yang lazim disebut upil, terbentuk dari membran mucus atau membran lendir yang ada di hidung. Membran mucus mengeluarkan lendir yang biasa disebut ingus.

Ingus berfungsi sebagai sistem perlindungan tubuh terhadap infeksi, dan mencegah masuknya partikel-partikel berbahaya ke dalam paru-paru. Partikel-partikel berbahaya itu bisa berupa debu, bakteri, virus, serbuk, dan lain-lain. Partikel-partikel yang telah tersaring oleh ingus itu akan mengering, dan terbentuklah kotoran hidung yang biasa disebut upil.

Sebenarnya, proses pengeringan dan perubahan dari ingus menjadi upil terjadi di bagian hidung yang lebih dalam. Tetapi, untuk mempertahankan ruang bagi ingus dalam mencegah masuknya partikel lain, mekanisme hidung mendorong upil hingga berada di posisi luar hidung, sehingga dapat dicapai dengan tangan. Karena itulah, kita pun bisa mengupil (upaya mengeluarkan kotoran dari hidung).

Kotoran yang disebut upil tersebut mengandung banyak partikel dan bakteri, sehingga kita disarankan untuk membersihkan tangan setelah mengupil. Selain itu, ada baiknya untuk berhati-hati selama melakukan aktivitas tersebut, agar tidak mengalami pendarahan di bagian hidung.

Hmm... ada yang mau menambahkan?


Read more »

Mengapa Telapak Tangan Kita Bergaris-garis?


Jika diperhatikan, telapak tangan kita memiliki bentuk kulit berbeda dibanding kulit yang ada di punggung tangan. Bahkan, secara keseluruhan, kulit telapak tangan kita berbeda dengan jenis kulit lain di tubuh kita. Jika telapak kaki memiliki kulit tebal serta liat karena fungsinya lebih banyak digunakan untuk menapak, telapak tangan memiliki kulit yang relatif tipis, dan bisa dibilang sama pada semua jenis ras manusia.

Berbeda dengan kulit di bagian tubuh lain yang bisa bervariasi di antara ras yang berbeda, kulit di telapak tangan memiliki bentuk dan warna yang sama. Orang yang berkulit hitam, kuning, putih, atau sawo matang, memiliki jenis dan warna telapak tangan yang sama atau hampir sama. Selain itu, kulit telapak tangan juga tidak dapat berubah—misalnya karena pengaruh paparan sinar matahari sebagaimana kulit bagian tubuh lain.

Selain hal-hal di atas, telapak tangan kita juga memiliki garis-garis. Garis-garis itu terdapat pada bagian telapak hingga pada masing-masing jari. Garis-garis itu bukan tidak punya fungsi. Sebaliknya, garis-garis pada telapak tangan memiliki fungsi penting, yaitu untuk memperkuat cengkeraman. Karenanya, fungsi garis-garis pada telapak tangan kita tak jauh beda dengan grip atau kembang pada ban kendaraan.

Karena adanya garis-garis di telapak tangan itulah, kita bisa memegang gelas beling yang licin dengan mantap. Tanpa adanya garis-garis tersebut, kita akan kesulitan memegang benda-benda, khususnya yang licin.

Hmm... ada yang mau menambahkan?

Read more »

Bagaimana Ikan Sapu-sapu Bernapas Dalam Lumpur?


Ikan sapu-sapu termasuk hewan yang memiliki kemampuan hidup di lingkungan apa pun. Meski kita mungkin biasa melihatnya di kolam ikan atau akuarium, ikan sapu-sapu sebenarnya bisa hidup di tempat lain, semisal parit, got, lingkungan yang tercemar limbah, hingga di dalam lumpur.

Kemampuan hidup di berbagai tempat—dari air bersih sampai lumpur—dimungkinkan, karena ikan sapu-sapu memiliki dua alat pernapasan. Jika umumnya ikan lain hanya memiliki insang, ikan sapu-sapu memiliki insang dan labirin sebagai alat pernapasan.

Insang digunakan untuk bernapas saat berada di dalam air yang bersih atau jernih. Sementara pernapasan labirin digunakan ketika ikan sapu-sapu berada di dalam air berlumpur atau air yang memiliki tingkat kekeruhan tinggi atau air yang tercemar limbah.

Karena kemampuan tersebut, ikan sapu-sapu memiliki harapan hidup yang sangat tinggi, karena dapat beradaptasi di lingkungan mana pun.

Hmm... ada yang mau menambahkan?

Read more »