Sejak Kapan Dunia Mengenal Tinju?


Pertandingan tinju yang pertama dimulai di zaman Yunani kuno, ketika petinju bertarung dalam pertandingan Olimpiade dan peristiwa publik lain. Beberapa aturan yang digunakan di masa itu serupa dengan aturan yang berlaku di zaman sekarang. Namun, ada satu perbedaan besar, yaitu dalam penggunaan sarung tinju.

Jika para petinju di masa sekarang menggunakan sarung tinju, petinju di masa lalu menggunakan cestus. Cestus adalah bungkus tangan yang dibuat dari kulit, yang ditaburi lempeng timbal dan kuningan. Satu pukulan menggunakan cestus bisa menyebabkan cedera serius.

Setelah kejatuhan Kekaisaran Romawi, pertandingan tinju menghilang. Sampai kemudian dihidupkan kembali di Inggris pada awal abad ke-18. Sejak itu, tinju lalu menjadi olahraga yang terkenal, dan masih tetap berlangsung sampai sekarang.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Hewan apa yang Paling Bau?


Sigung (Skunk) adalah mamalia hitam bergaris putih, yang telah dianggap sebagai hewan paling bau sedunia. Namun, sebenarnya, hewan ini tidak selalu bau. Sigung baru memunculkan bau setelah mengeluarkan “bom bau” yang memang merupakan pertahanan dirinya.

Ketika merasa terancam, sigung akan mengeluarkan bom bau. Namun, sebelum itu ia akan memberikan sinyal peringatan terlebih dulu pada musuhnya, dengan cara mendesis, menghentakkan kaki, atau mengangkat ekor ke udara. Jika musuh tidak juga pergi, sigung baru mengeluarkan senjata pamungkasnya, yakni bom bau.

Semprotan bom bau sigung dapat menyebar hingga sejauh 10 kaki (3 meter). Semprotan itu tidak mematikan, namun baunya cukup untuk membuat predator mana pun segera menjauh dari daerah tersebut, dan bau itu biasanya akan terus tercium hingga berhari-hari. Hewan-hewan lain yang bertahan di daerah itu biasanya akan sangat tidak nyaman dengan bau tersebut.

Hmm… ada yang mau menambahkan?



Read more »

Bagaimana Ratu Lebah Kawin?


Siklus reproduksi lebah melibatkan ratu lebah. Untuk kebutuhan itu, ratu lebah dibesarkan secara selektif di sebuah tempat khusus dalam sarang, dan diberi makan royal jelly oleh lebah pekerja untuk menjadikannya dewasa secara seksual.

Ketika ratu lebah dapat bertahan hidup sampai dewasa, dia akan melakukan perkawinan dengan selusin lebah jantan yang dianggap memenuhi syarat di antara ribuan lebah lain yang ada dalam koloninya.

Uniknya, ketika kawin, organ seksual lebah jantan akan meledak di dalam tubuh sang ratu lebah. Para lebah jantan itu telah menunaikan tugasnya untuk bereproduksi, tetapi mati.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Apa Manfaat Air Liur?


Air liur atau saliva yang dihasilkan mulut manusia memiliki berbagai manfaat, dari membantu proses pencernaan makanan, penggunaan untuk sampel DNA, sampai membantu menjaga kesehatan. Air liur dapat digunakan untuk mengungkap identitas seseorang, juga mengungkapkan obat-obatan atau makanan yang mungkin dikosumsi oleh seseorang.

Kemudian, air liur pada manusia mengandung zat polin, yaitu senyawa protein yang berfungsi melindungi enamel gigi, dan menumbuhkan kembali enamel yang rusak akibat kalsium dan kadar fosfor yang berlebih. Sedangkan kandungan mineral pada gigi berfungsi untuk membantu proses remineralisasi gigi. Selain itu, air liur juga berguna dalam proses pembersihan kotoran yang menempel pada sela-sela gigi.

Selain berfungsi menjaga kesehatan gigi, air liur juga berperan dalam menjaga kesehatan mulut, karena mengandung zat antibakteri yang berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri pada mulut. Air liur juga berfungsi dalam menjaga mulut agar selalu lembap, dan mencegah pertumbuhan jamur dalam rongga mulut.

Di atas semua itu, air liur juga mengandung protein hisatsin yang berfungsi dalam mempercepat penyembuhan pada luka. Protein hisastin pada air liur dapat membantu proses pembentukan pembuluh darah baru pada luka. Karena itulah, luka pada bagian dalam pipi atau luka pada gusi lebih cepat sembuh dibandingkan luka pada area luar mulut yang tidak tersentuh air liur.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Read more »

Apakah Kita Membutuhkan Air Liur untuk Merasakan Makanan?


Air liur berfungsi membantu proses pencernaan makanan—khususnya dari mulut ke kerongkongan—menjaga kesehatan mulut dan gigi, serta fungsi lain, yang salah satunya juga membantu kita dalam mengenali sensasi rasa makanan. Namun, fungsi itu sebenarnya tidak selalu dibutuhkan.

Lidah kita memiliki banyak sekali papila atau bintil pengecap yang berfungsi dalam pengenalan sensasi rasa. Pada bintil itu terdapat reseptor yang terhubung dengan sel-sel saraf yang lain. Fungsi air liur sebagai pembantu proses pengecap rasa terjadi ketika kita memakan makanan yang kering. Hal itu disebabkan karena air liur membantu molekul makanan untuk mencapai reseptor pada bintil pengecap.

Misalnya, jika potongan garam diletakkan langsung pada lidah yang kering, kemungkinan sensasi rasa akan muncul dalam waktu yang lama, karena molekul garam terlalu besar untuk reseptor yang hanya sesuai untuk beberapa molekul dalam sekali waktu tertentu. Berbeda jika ada air liur yang tercampur dengan garam tersebut, atau kita meminum air garam, maka molekul garam itu akan cepat menempel pada reseptor bintil pengecap, sehingga kita pun segera merasakan asinnya.

Hmm… ada yang mau menambahkan?



Read more »