Kapan Jepang Menyerah pada Sekutu?


Jepang menyerah pada Sekutu pada 14 Agustus 1945. Semula, pemerintah Jepang tidak bersedia menyerah begitu saja, meski kedua kotanya—Hiroshima dan Nagasaki—telah hancur lebur setelah dijatuhi bom oleh Amerika. Mereka masih berusaha melakukan negosiasi dengan Sekutu, yang intinya penolakan terhadap permintaan Sekutu yang menginginkan Jepang menyerah tanpa syarat.

Sepanjang 13 Agustus 1945, Dewan Penasihat Militer dan kabinet Jepang menghabiskan sepanjang hari untuk berdebat mengenai langkah yang akan diambil dalam menanggapi permintaan Sekutu, namun hasilnya masih buntu.

Sementara itu, pihak Sekutu semakin bertambah ragu-ragu menunggu jawaban Jepang—sejak semula mereka memang tidak yakin Jepang akan menyerah begitu saja. Pihak Sekutu juga mendeteksi adanya peningkatan lalu lintas komunikasi diplomatik dan militer Jepang, dan mengartikannya sebagai bukti Jepang sedang menyiapkan sebuah rencana perang habis-habisan.

Presiden Truman lalu memerintahkan dilanjutkannya serangan udara terhadap Jepang dalam intensitas maksimum, untuk meyakinkan Jepang bahwa mereka benar-benar serius dalam permintaan agar Jepang segera menyerah.

Maka Armada Amerika pun mulai menembakkan meriam-meriamnya ke pantai Jepang. Amerika juga mengerahkan lebih dari 400 pengebom B-29 untuk menyerang Jepang sepanjang hari 14 Agustus 1945, dan menambahnya lagi dengan 300 pesawat pengebom pada hari yang sama. Serangan itu merupakan serangan udara terbesar sepanjang sejarah Perang Pasifik. Total 1.014 pesawat dikerahkan, dan semuanya kembali dengan selamat.

Selain itu, Skuadron Bombardemen 315 terbang 3.800 mil untuk menghancurkan pengilangan Nippon Oil Company di Tsuchizaki yang berada di ujung utara Honshu. Itu merupakan misi pengeboman terpanjang dalam sejarah perang. Pengilangan minyak yang menjadi sasaran tersebut merupakan satu-satunya pengilangan minyak Jepang yang masih beroperasi di Jepang dan menghasilkan 67 persen dari kebutuhan minyak Jepang.

Akhirnya, setelah negaranya dibom dan hancur-lebur, Kaisar Jepang Hirohito pun menyatakan menyerah pada Sekutu. Penyerahan Jepang itu mengakhiri Perang Dunia II. Dengan demikian, perang yang mulai berkecamuk pada 1939 yang dimulai dengan serangan Nazi Jerman terhadap Polandia itu berakhir di Jepang. Amerika sendiri berperang dengan Jepang sejak Desember tahun sebelumnya.

Selama Perang Dunia II berlangsung, korban yang tewas mencapai 50 juta orang di berbagai negara.

Hmm... ada yang mau menambahkan?


Artikel Terkait Sejarah

3 komentar:

  1. boleh nanya jepang menyerah sama sekutu dimana ya

    BalasHapus
  2. boleh nanya jepang menyerah sama sekutu dimana ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan lihat post ini. Jawabannya ada di sini:
      http://belajar-sampai-mati.blogspot.com/2009/06/kapan-perang-dunia-ii-berakhir.html

      Hapus