Siapakah Klaus-Michael Kühne?


Klaus-Michael Kühne adalah pemimpin Kühne und Nagel, perusahaan transportasi dan logistik internasional, yang berbasis di Swiss. Dia lahir pada 2 Juni 1937 di Hamburg, Jerman.

Kühne und Nagel, perusahaan yang sekarang milik Klaus-Michael Kühne, adalah perusahaan warisan keluarga. Kühne und Nagel didirikan oleh kakeknya, yaitu Agustus Kühne. Ketika Agustus Kühne meninggal, perusahaan itu diwariskan kepada anaknya, yaitu Alfred Kühne. Akhirnya, ketika Alfred Kühne meninggal, perusahaan itu diwariskan lagi pada anak tunggalnya, yaitu Klaus-Michael Kühne.

Meski begitu, Klaus-Michael Kühne tidak serta merta memanfaatkan perusahaan warisan yang jelas akan jatuh ke tangannya. Setelah lulus kuliah, dia tidak memulai karirnya di perusahaan keluarga. Sebaliknya, dia bekerja sebagai magang di perusahaan perbankan di Jerman, bernama Bankhaus Münchmeyer & Co. Karirnya di perusahaan itu bagus, dan jabatannya di sana juga terus naik. Sampai kemudian, pada 1975, dia harus menerima tanggung jawab mengelola perusahaan orang tuanya, yaitu Kühne und Nagel, karena ayahnya meninggal.

Sejak itu, Klaus-Michael Kühne pun pindah ke Swiss untuk mengelola perusahaan warisan ayahnya, karena Kühne und Nagel berkantor pusat di kota Schindellegi, Swiss. Di tangan Klaus-Michael Kühne, perusahaan Kühne und Nagel terus berkembang dengan mengakuisisi beberapa perusahaan lain, dan menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan serupa. Sejak itu, nama Kühne und Nagel berubah menjadi Kühne und Nagel International AG.

Karena bisnis itu menjangkau banyak negara, jumlah karyawan yang bekerja untuk bisnis Klaus-Michael Kühne pun mencapai 63.000 orang, yang tersebar di sekitar 100 negara. Pada saat ini, seiring usianya yang makin menanjak, Klaus-Michael Kühne telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua eksekutif di perusahaan, dan kini menjabat sebagai ketua kehormatan.

Klaus-Michael Kühne menikah dengan seorang wanita bernama Christine, pada 1989. Pasangan itu tidak memiliki anak. Karenanya, Klaus-Michael Kühne pun telah mengantisipasi hal itu dengan membentuk yayasan yang kelak akan mengelola kekayaannya setelah ia meninggal dunia. Bagaimana pun, dia memiliki kekayaan senilai 11,9 miliar dollar, dan masuk dalam jajaran orang-orang terkaya di dunia.

Hmm… ada yang mau menambahkan?



Artikel Terkait Tokoh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar