Bagaimana Cara Kerja Lampu Bunsen?


Lampu bunsen ditemukan oleh Robert Wilhlem Bunsen, seorang profesor kimia Jerman, pada tahun 1855. Lampu bunsen menggunakan pembakar gas yang terdiri dari katup udara yang bisa disetel, yang dilekatkan pada dasar tabung metal. Ketika oksigen tercampur dengan gas, maka gas itu akan terbakar dengan panas yang tinggi.

Di dasar lampu bunsen terdapat semacam kerah logam yang bisa diputar, sehingga membuka lubang di silinder utama. Ketika lubang itu terbuka, oksigen ditarik masuk, dan terjadi pembakaran dengan panas yang tinggi. Anehnya, tidak semua bagian api memiliki suhu sama. Bagian yang lebih terang, yang ada di tengah api, terbakar pada suhu 300 derajat Celsius. Bagian terpanas dari api terdapat di bagian atas, yang hampir tidak kelihatan, dan suhunya sekitar 1.550 derajat Celcius.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Artikel Terkait Iptek

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar