Apa yang Disebut Bigfoot atau Sasquatch?


Bigfoot atau Sasquatch digambarkan sebagai makhluk bipedal (berjalan dengan dua kaki), bertubuh tinggi besar, dengan bulu lebat di sekujur tubuhnya. Tingginya diperkirakan 1,5 sampai 3 meter. Sosoknya mirip gorila, namun berjalan tegak seperti manusia.

Makhluk misterius ini semula dikabarkan menghuni hutan-hutan di wilayah Pacific Northwest, Amerika Utara, lalu dinyatakan juga ada di wilayah lain di seluruh dunia. Di wilayah lain, sosok ini disebut dengan berbagai nama. Orang Tibet menyebutnya Yeti, di Jepang disebut Hibagon, sedang di Australia disebut Yowie.

Pada tahun 1967, dua pemburu bernama Roger Patterson dan Bob Gimlin berhasil mengabadikan sosok makhluk misterius itu dalam sebuah video ketika mereka sedang berburu di wilayah Bluff Creek, California Utara. Meski video itu diragukan keasliannya, namun sejak itu keberadaan Bigfoot semakin membuat banyak orang tertarik.

Sejauh ini, ada beberapa teori yang ditawarkan untuk menjelaskan identitas makhluk misterius tersebut. Beberapa peneliti menyatakan, kemungkinan besar Bigfoot adalah kekeliruan identifikasi terhadap suatu spesimen. Mungkin Bigfoot hanyalah seekor beruang yang sedang mengangkat kedua kaki depannya ke atas, sehingga terlihat seperti sedang berdiri.

Grover Krantz, salah satu peneliti Bigfoot, berspekulasi bahwa Bigfoot merupakan spesies Gigantopithecus blacki, salah satu spesies kera berukuran besar dari Genus Gigantopithecus (Subfamily Ponginae), yang selamat dari kepunahan 300.000 tahun yang lalu. Sedangkan Loren Coleman, seorang cryptozoologyst terkemuka, menyatakan bahwa Bigfoot hanyalah rekayasa yang sebenarnya tidak ada.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Artikel Terkait Fauna

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar