Kapan Berdirinya Kerajaan Arab Saudi?


Abdul Aziz bin Abdurrahman as-Saud—atau biasa disebut juga Ibnu Saud—memproklamirkan berdirinya Kerajaan Arab Saudi (al-Mamlakah al-‘Arabiyah as-Su‘udiyah) dengan menyatukan wilayah Riyadh, Najd (Nejed), Ha’a, Asir, dan Hijaz. Abdul Aziz kemudian menjadi raja pertama di kerajaan tersebut. Peristiwa itu terjadi pada 23 September 1932.

Sebelumnya, pada abad ke-9 Masehi, Semenanjung Arab terlepas dari kekuasaan Bani Abbasiyah, dan sejak itu situasi kawasan tersebut tidak pernah stabil. Pada abad ke-16, kawasan Arab dikuasai oleh imperium Ottoman. Seiring dengan itu, keluarga Al-Saud (salah satu penguasa jazirah di sana) memulai upaya untuk menguasai kawasan tersebut.

Pada waktu Perang Dunia I berlangsung, keluarga Al-Saud membangun hubungan dengan Inggris. Ketika Perang Dunia I selesai, yang disertai dengan bubarnya imperium Ottoman, secara keseluruhan Arab meraih kemerdekaannya.

Pada waktu itu, ada dua kekuatan besar di semenanjung Arab, yaitu keluarga Al-Saud dan Syarif Husein bin Ali. Karena sama-sama berkeinginan menguasai tanah Arab, keduanya pun berperang, dan keluarga Al-Saud berhasil memperoleh kemenangan. Sejak itulah kemudian keluarga Al-Saud menancapkan kekuasaannya di seluruh semenanjung Arab, dan Abdul Aziz bin Saud menjadi raja pertama kerajaan Arab Saudi. (Nama Arab Saudi sendiri diambil dari nama keluarga Saud).

Arab Saudi memiliki luas 2.240.000 kilometer persegi, dan berbatasan dengan Yaman, Yordania, Irak, Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.

Hmm… ada yang mau menambahkan?


Artikel Terkait Sejarah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar