Apa yang Dimaksud Perjanjian Camp David?


Perjanjian Camp David ditandatangani pada 26 Januari 1978, oleh presiden Mesir, Anwar Sadat, dan perdana menteri Israel, Menachem Begin, dengan diperantarai presiden Amerika, Jimmy Carter. Perjanjian tersebut berisi kesepakatan bahwa Israel akan mengembalikan Gurun Sinai kepada Mesir, dan Mesir secara resmi akan mengakui negara Israel.

Penandatanganan perjanjian Camp David menyulut gelombang protes dan kecaman negara-negara Arab serta kaum muslim di dunia. Mesir pun kemudian diasingkan dari dunia Islam, dan banyak negara Arab serta negara muslim yang memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Mesir.

Sebelumnya, Anwar Sadat telah membuat marah bangsa Arab dan kaum muslim ketika ia melakukan kunjungan ke Baitul Maqdis, pada 19 November 1977. Itu merupakan kunjungan pertama presiden negara Arab ke Israel, dan kunjungan itu pun menciptakan gelombang protes dan kemarahan bangsa Arab, khususnya Palestina. Anwar Sadat pun dianggap telah mengkhianati bangsa Arab dan rakyat Mesir.

Hmm... ada yang mau menambahkan?


Artikel Terkait Sejarah

2 komentar: